Senin, 08 Oktober 2012

Pramuka Indonesia




Meskipun 14 Agustus ini kita memperingati ulang tahun Pramuka Indonesia yang ke-48, organisasi Pramuka sudah lahir lebih lama dari itu. Kalau kamu seorang Pramuka sejati, kamu pasti tahu sejarah Pramuka di Indonesia. Tapi kalau belum tahu pun tidak apa-apa karena kali ini Nesi akan ceritakan sedikit soal Pramuka.
 

Kisah Pramuka Indonesia

Lord Boden Powell adalah seorang tokoh yang mengawali gerakan pramuka atau kepanduan di dunia. Ide mengenai anak muda yang dilatih untuk bertahan di alam dengan berbagai keahlian dan kemampuan ini menyebar ke seluruh dunia. Ketika Belanda masih menjajah Indonesia, ide gerakan kepanduan ini pun dibawa ke Indonesia. Namanya saat itu NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging) atau Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda.

Pemimpin-pemimpin gerakan nasional ikut serta membentuk organisasi kepanduan. Bedanya, pemimpin gerakan nasional kita ini tujuannya untuk membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Masyarakat Indonesia sangat antusias mengikuti kepanduan, apalagi sejak lahirnya Sumpah Pemuda. Tahun demi tahun, organisasi kepanduan di Indonesia terus berkembang dengan berbagai nama di berbagai daerah.

Kemajuan Pramuka di Indonesia disebabkan oleh teraturnya sistem keorganisasian gerakan ini. Lahirnya Gerakan Pramuka di Indonesia ditandai dengan serangkaian peristiwa yaitu:
  1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS di depan para tokoh dan pimpinan organisasi kepanduan Indonesia pada 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Hari Tunas Gerakan Pramuka.
  2. Terbitnya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.
  3. Bergabungnya berbagai organisasi kepanduan di Indonesia ke dalam organisasi Gerakan Pramuka pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuk
  4. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara yang diikuti dengan pawai Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini lah yang akhirnya diperingati sebagai Hari Pramuka.
 
Berbagai Perayaan Pramuka di Indonesia

Tema HUT Pramuka ke-48 Tahun 2009 adalah “Tingkatkan peran gerakan Pramuka dalam membangun karakter dan kepemimpinan bangsa.” Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Gerakan Pramuka, Kwartir di berbagai daerah merayakan dengan bermacam-macam kegiatan.
Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Ternate menggelar kegiatan bakti sosial dan pembagian bubuk abate di kawasan Pelabuhan Ferry hingga pelabuhan speed Kelurahan Bastiong Ternate. Untuk kegiatan Baksos ini melibatkan seluruh anggota pramuka dari Siaga sampai Pandega serta warga sekitar. Sedangkan kegiatan pembagian bubuk abate dilakukan oleh Gudep Saka Bhakti Husada.
Gerakan Pramuka Indonesia, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda GP) Jawa timur menggelar upacara dan renungan yang dilakukan di Blitar dan Surabaya. Salah satu kegiatannya adalah ziarah ke beberapa makam pahlawan sebagai bentuk napak tilas perjuangan bangsa. Selain itu dilakukan pula renungan dan ulang janji di Tugu Pahlawan Surabaya.
Kwarcab Ketapang, Kalimantan Barat juga mengadakan sejumlah kegiatan HUT Pramuka ke-48 sekaligus perayaan hari kemerdekaan RI ke-64. Rangkaian kegiatan akan bertujuan untuk menambah pengetahuan para anggota pramuka mengenai teknologi informasi dan komunikasi, sosial budaya, dan memupuk rasa kekompakan. Selain itu, kegiatan lainnya yang dikemas dalam peringatan itu adalah, budaya, anjangsana, film indie, lomba gerak jalan tepat waktu, lampion, tertib upacara, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar